Postingan

Percabangan IF Else

Gambar
Percabangan IF ELSE Percabangan IF ELSE merupakan percabangan yang memiliki sebuah kondisi dimana apabila kondisi bernilai benar ( true ) maka pernyataan akan dieksekusi sementara jika salah ( false ) maka pernyataan pada blok ELSE yang akan dikerjakan. Bentuk IF ELSE ini dapat digambarkan lewat flowchart dibawah ini Pada dasarnya, kondisi  IF ELSE IF  adalah sebuah struktur logika program yang di dapat dengan cara menyambung beberapa kondisi  IF ELSE  menjadi sebuah kesatuan. Jika kondisi pertama tidak terpenuhi atau bernilai  false , maka kode program akan lanjut ke kondisi  IF  di bawahnya. Jika ternyata tidak juga terpenuhi, akan lanjut lagi ke kondisi  IF  di bawahnya, dst hingga blok  ELSE  terakhir atau terdapat kondisi  IF  yang bernilai  true . Contoh tugas IF Else (C#) Sebagai berikut:

Notasi Algoritma (Kalimat deskriptif, Flowchart, Pseudocode)

Gambar
Kalimat deskriptif  Notasi penulisan algoritma dengan menggunakan bahasa deskriptif biasa juga disebut dengan notasi alami.  Dilakukan dengan cara menuliskan instruksi-instuksi yang harus dilaksanakan dalam bentuk untaian kalimat deskriptif dengan menggunakan bahasa yang jelas. Dasar dari notasi bahasa deskriptif adalah Bahasa Inggris, namun dapat dimodifikasi dengan bahasa sehari-hari termasuk Bahasa Indonesia. Karena tidak ada aturan baku dalam menuliskan algoritma dengan notasi deskriptif maka tiap orang dapat membuat aturan penulisan dan notasi algoritma sendiri. Hal ini dapat dimengerti karena teks algoritma tidak sama dengan teks program. Program adalah implementasi algoritma dalam notasi bahasa pemrograman tertentu. Namun, agar notasi algoritma mudah ditranslasi ke dalam notasi bahasa pemrograman, maka sebaiknya notasi algoritma tersebut berkoresponden dengan notasi bahasa pemrograman pada umumnya. Kata kerja adalah jenis kata yang biasa digunakan dalam penulisan bahasa...

Universitas Teknokrat Indonesia Juara Umum Kontes Robot Humanoid

Gambar
  Bandar Lampung (Lampost.co) --  Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan pada perhelatan Kontes Robot Indonesia 2020. Robot Sepak Bola Humanoid karya mahasiswa Teknokrat sukses menjadi juara umum dan menyabet tiga piala dan satu penghargaan dalam cabang Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid. Kontes yang berlangsung pada 7-8 Oktober 2020 itu merupakan event yang diselengarakan Pusat Prestasi Nasional Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Robot karya mahasiswa Universitas Teknokrat berhasil menjuarai semua kategori yang dilombakan. Untuk Kategori Lomba Lari (KLL), Tim Robot KRI Universitas Teknokrat KRAKATAU FC berhasil mendapat Juara I mengungguli Daago Hoogeschool (Institut Teknologi Bandung), Barelang FC (Politeknik Negeri batam) dan EWS BASCORRO (Universitas Dipenogoro). Pada kategori Lomba Menggiring Bola (LMB), Tim Robot Teknokrat juga meraih Juara I...